Teknologi cluster dikembangkan untuk mengikat beberapa server agar menjadi suatu sistem tunggal sumber daya komputasi ilmu pengetahuan (computational science) yang melakukan pekerjaan besar. Dari sisi pengguna, ia merasa bahwa pekerjaan yang diberikan telah dibagi ke mesin fisik dan berbeda karena pada dasarnya cluster dikategorikan sebagai tipe memori terbagi-bagi pada mesin parallel, karena setiap node mempunyai memori dan prosesor tersendiri. Biasanya pemakaian sebuah cluster cenderung hanya untuk jaringan tertutup (closed private network) dengan akses keluar yang terbatas dan pengalokasian .. Sistem Monitoring Berbasis Web dengan Open Cluster




    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s



%d bloggers like this: